Buku ajar - ptm307 mesin konversi energi - istanto personal blog






Mesin–mesin panas, seperti motor bakar, turbin gas, dan turbin uap dibahas lebih awal, kemudian turbin air da mesin refrigerasi 2 BAB 1 DASAR PROSES KONVERSI ENERGI Pengetahuan dasar tentang termodinamika, perpindahan panas dan mekanika fluida membantu para calon calon operator dan staf pemeliharan mesin mesin industri. Konsep konsep dasar akan dipakai dalam pemahaman prinsip-prinsip dasar kerja mesin mesin industri. Pembahasan tidak dipresentasikan secara menyeluruh, tetapi ditekankan pada halhal khusus saja yang berkenaan dengan konsep dasar.

Untuk pembahasan yang menyeluruh pembaca bisa merujuk pada buku teks yang ada pada daftar pustaka. 1 Termodinamika Ilmu termodinamika adalah ilmu yang mempelajari hubungan panas dengan kerja.

Overview
Jadi jelas pengetahuan dasar termodinamika sangat penting, karena dipakai untuk menganalisa kondisi operasi berbagai alat atau mesin yang berhubungan dengan panas dan kerja. Sistem termodinamika Untuk menganalisa mesin-mesin panas atau mesin-mesin fluida, mesin-mesin tersebut disebut dengan benda kerja. Fluida atau zat alir yang dipakai pada benda kerja disebut dengan fluida kerja.

Sebagai contoh untuk pompa sebagai benda kerja, fluida kerjanya adalah zat cair (air, oli ), sedangkan kompresor fluida kerjanya adalah udara. Untuk membedakan benda kerja dengan lingkungan sekitarnya, benda kerja sering disebut dengan sistem, yaitu setiap bagian tertentu, yang volume dan batasnya tidak perlu tetap, dimana perpindahan dan konversi energi atau massa akan dianalisa. Adapun istilah istilah yang sering disebut adalah sebagai berikut.

Batas sistem adalah garis imajiner yang membatasi sistem dengan lingkungannya Sistem tertutup yaitu apabila sistem dan lingkungannya tidak terjadi pertukaran energi atau massa, dengan kata lain energi atau massa tidak melewati batas-batas sistem. Sistem terbuka yaitu apabila energi dan massa dapat melintasi atau melawati batasbatas sistem. Besaran-besaran sistem termodinamika dan keadaan sistem Dalam pembahasan setiap masalah yang berhubungan dengan kejadian-kejadian alam atau suatu proses fisika alam, untuk memudahkan pemahaman masalah tersebut, pemodelan matematis banyak digunakan.

Pemodelan matematik adalah suatu metode untuk mecari hubungan antara faktor-aktor fisik yang satu dengan yang lainnya menggunakan simbol-simbol dan koordinat matematik. Dengan pemodelan tersebut, akan ketemu suatu rumusan matematik yang bisa mewakili permasalahan fisik secara kwantitatif Dalam ilmu termodinamika koordinat-koordinat atau besaran fisik akan selalu melingkupi semua rumusan termodinamika adalah Voume V, Temperatur T, Tekanan p, Kerapatan ρ dan besaran-besaran lainnya. Besaran- besaran ini akan mempengaruhi berbagai keadaan sistem termodinamika.

Misalkan, sistem motor bakar akan berubah keadaannya apabila tekanan p kompresinya turun, yaitu tenaga yang dihasilkan berkurang. Perubahan keadaan temodinamika digambarkan pada grafik hubungan tekanan dengan volume atau dengan tekanan. Contoh perubahan keadaan 3 termodinamika yaitu perubahan keadaan pada temperatur penggambarannya pada grafik p-v dan p-t adalah sebagai berikut p p isotermis T1 =T2 ( isotermis), keadaan 2 p2, T2 keadaan 2 p2, V2 ` tetap isotermis T1 =T2 keadaan 1 p1, V1 keadaan 1 p1, T1 vc V T Gambar 1.

1 Grafik proses keadaan termodinamik Dari gambar diatas terlihat bahwa terjadi perubahan besaran pada keadaan satu ke keadaan dua. Perubahan tersebut akan tetap berlangsung sebelum ada porses keadaan yang lainnya. Proses keadaan selalu mempunyai satu ada lebih karakteristik yang spesifik.




Hardcover Books




Other books

About us-Contact us